Mencegah aplikasi dihapus oleh Google Play Protect

Android-APK

Apakah Anda pernah mendapati sebuah/beberapa aplikasi yang sudah ter-install dan bahkan sempat dijalankan di smartphone Android Anda tiba-tiba terhapus atau menghilang begitu saja? Kalau ya, kemungkinan besarnya penyebabnya adalah Google Play Protect.

Google Play Protect adalah sebuah fitur keamanan baru dari Google sebagai langkah untuk mengamankan perangkat pengguna dari virus atau malware. Google Play Protect merupakan fitur bawaan di Android yang terintegrasi dengan Google Play Store, berfungsi sebagai virus/malware scanner yang akan memindai aplikasi-aplikasi yang sedang di-install oleh pengguna (secara real time) maupun aplikasi-aplikasi yang sudah ter-install sebelumnya.

Karena fungsinya yang cukup penting maka Google Play Protect tentu saja adalah sebuah fitur yang bermanfaat dan bahkan wajib untuk dimiliki, namun sayangnya ada saat di mana Google Play Protect bisa jadi merepotkan pengguna dan lebih baik dinonaktifkan saja. Misalnya saja ketika Google (Play Protect) menghapus aplikasi yang di-install secara sideload (biasanya aplikasi yang tidak kompatibel dengan perangkat pengguna atau belum diluncurkan secara resmi di negara pengguna) secara diam-diam, tanpa pemberitahuan. Nah, karena itu sebagai langkah agar Google Play Protek tidak lagi menghapus aplikasi kita secara diam-diam maka lebih baik dimatikan atau dinonaktifkan saja.

Cara menonaktifkan Google Play Protect

  1. Buka Settings (sistem).
  2. Cari menu pengaturan untuk Google (biasanya di Settings > Google).
  3. Buka Security > Google Play Protect.
  4. Nonaktifkan Scan device for security threats (Kalau tidak langsung muncul di halaman Play Protec, tap ikon gear di kanan atas.).

Praktik sideloading atau meng-install aplikasi secara manual melalui file APK yang di-download dari Internet memang punya resiko keamanan, karena sebuah file APK yang di-download bebas di Internet bisa saja sudah dimodifikasi oleh orang yang tidak bertanggung jawab dan telah disusupi malware atau program jahat. Tapi Anda bisa mengurangi resiko terkena malware dengan cara hanya men-download file-file APK dari situs terpercaya atau yang punya reputasi bagus saja, misalnya saja apkmirror.com. Hindari men-download file APK dari situs yang menyediakan aplikasi bajakan walaupun yang ingin Anda download bukanlah aplikasi premium. Alasannya karena biasanya situs-situs penyedia aplikasi bajakan tidak memfilter atau memverifikasi file APK yang dimasukkan, yang berarti situs tersebut menerima semua jenis APK, sehingga bisa berbahaya karena file APK dari situs-situs seperti itu (terutama aplikasi premium/berbayar) biasanya sudah dimodifikasi sebelumnya, dan kita tidak tahu apa saja yang sudah dimasukkan ke dalamnya.

You may also like...