Cara mendaftar dan berlangganan Netflix (Indonesia)

Netflix

Netflix adalah sebuah layanan streaming berlangganan yang menyediakan berbagai macam film, serial TV, stand-up comedy (specials), dan juga film-film dokumenter. Berlangganan Netflix hampir sama dengan berlangganan layanan TV, bedanya adalah Netflix bersifat on-demand yang artinya tayangan-tayangan yang sudah ada di Netflix bisa langsung dinonton kapan pun sesuai keinginan pengguna tanpa adanya jadwal khusus.

Beberapa hal tentang Netflix

Sebelum mulai, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang Netflix.

1. Catalog / Library / Pustaka

Setelah resmi mendaftar dan berlangganan Netflix, Anda bisa menonton berbagai macam tayangan di Netflix, namun tidak semuanya. Dikarenakan adanya kontrak antara Netflix dengan studio dan penyedia lisensi film maka ketersediaan konten (katalog film Netflix) menjadi terbatas pada beberapa negara. Karena alasan lisensi dan hak cipta tersebut konten di Netflix bersifat region-locked, yang artinya tayangan atau kontennya sudah ditetapkan hanya bisa diakses pada negara tertentu saja. Dengan kata lain, bisa saja film yang Anda nonton di Indonesia tidak tersedia di luar negeri seperti Amerika Serikat, begitupun sebaliknya, akan ada film-film yang tersedia di Amerika Serikat namun tidak tersedia di Indonesia.

2. Paket-paket Netflix

Menonton tayangan-tayangan Netflix bisa dari smartphone, tablet, laptop dan juga smart TV, tergantung jenis paket yang dipilih.

Paket Netflix dibedakan menjadi beberapa jenis:

  • Mobile
  • Paket Mobile atau Ponsel adalah paket paling bawah, paket ini diperuntukkan khusus untuk pengguna smartphone dan tablet karena hanya bisa diakses melalui smartphone atau tablet saja (tidak bisa melalui aplikasi desktop-nya atau browser). Hanya boleh menonton di 1 layar dalam satu waktu dengan resolusi SD (480p).

  • Basic
  • Hampir sama dengan paket Mobile (1 layar dengan resolusi SD), namun pengguna paket Basic boleh menonton melalui desktop juga.

  • Standard
  • Pengguna paket Standard boleh menonton pada 2 layar bersamaan dan dengan resolusi Full HD (1080p).

  • Premium
  • Paket Premium adalah paket yang tertinggi, boleh menonton di 4 layar sekaligus, dengan resolusi hingga Ultra HD (4K).

Apa yang dimaksud dengan jumlah layar? Jumlah layar dihitung berdasarkan jumlah perangkat yang sedang memutar film. Membuka aplikasi Netflix saja tidak akan terhitung sebagai memutar film. Jadi, sebuah akun Premium bisa saja dipengang oleh 6 orang (atau di-install pada 6 perangkat), tetapi hanya ada 4 perangkat yang bisa digunakan untuk memutar film secara bersamaan. Perangkat ke-5 yang mencoba menonton film akan ditolak dan akan muncul pemberitahuan bahwa jumlah layar maksimal telah terpenuhi.

3. Resolusi maksimum

Semua orang tentunya ingin menonton film dengan resolusi atau kualitas gambar tertinggi, tapi ada beberapa hal yang menentukan resolusi atau kualitas gambar dari film-film Netflix yang Anda nonton, yaitu:

  • Paket yang dipilih
    Seperti yang sudah diterangkan di atas, jenis paket akan menentukan resolusi maksimum yang bisa didapatkan. Semakin tinggi paketnya maka semakin tinggi resolusi tayangan yang bisa Anda nonton.
  • Kualitas jaringan Internet
    Netflix akan memberikan resolusi terbaik yang cocok untuk Anda sesuai dengan kualitas jaringan Internet Anda. Kalau jaringan Internet Anda lambat dan tidak stabil maka kualitas gambarnya juga secara otomatis akan menurun, dan begitu kecepatannya naik dan stabil lagi maka resolusinya akan berangsur-angsur naik dan akan ditingkatkan ke resolusi tertinggi yang bisa Anda nikmati, yaitu sesuai dengan paket Anda.
  • Jenis atau level Widevine DRM
    Widevine menjadi salah satu faktor penentu apakah perangkat Anda bisa digunakan untuk menonton konten HD (720p) di Netflix atau tidak. Nah, apa itu Widevine?
  • Netflix - Playback Spec

    Sederhananya, Widevine digital rights management (DRM) adalah teknologi milik Google yang berfungsi untuk memproteksi media digital, dan Netflix adalah salah satu perusahaan yang menggunakan teknologi Widevine DRM ini untuk melindungi konten-konten digitalnya dari aksi pembajakan. Proteksi Widevine terbagi menjadi tiga level, yaitu L1 (tertinggi), L2 dan L3 (terendah). Untuk bisa menonton konten HD (dan di atasnya) sebuah perangkat harus bersertifikasi Widevine L1. Untuk perangkat Android, biasanya yang memiliki sertifikasi Widevine L1 ditemukan pada perangkat-perangkat kelas menengah ke atas (kelas flagship) saja, sisanya cuma pakai Widevine L3 (walaupun sebenarnya secara teknis hampir semua perangkat Android bisa ber-L1).

    Untuk mengetahui apakah perangkat Anda bisa untuk menonton konten HD Netflix silakan cek halaman help.netflix.com/id/node/23939.

    Singkatnya, untuk perangkat-perangkat Android yang affordable atau entry-level alias menengah ke bawah yang cuma bersertifikasi Widevine L3, resolusi tertinggi yang bisa didapatkan ketika memutar sebuah film adalah hanya sampai standard resolution atau SD (480p), walaupun koneksi Internet-nya kencang dan pakai paket Premium.

4. Memilih paket yang cocok

Di tahap ini Anda pasti sudah paham dengan berbagai macam situasi dan kondisi yang bisa membuat pemilihan paket Netflix menjadi “tidak segampang itu”. Karena memang sih, ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum mulai proses pendaftaran akun biar nantinya kita bisa menikmati layanan Netflix dengan nyaman dan maksimal.

Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih paket Netflix:

Apa perangkat utama yang akan Anda gunakan untuk menonton film Netflix?
Kalau cuma smartphone saja, pilihan paket yang bisa Anda pilih mulai dari Mobile hingga Premium.
Kalau lebih sering nonton di laptop, Anda bisa pilih paket Basic, Standard atau bahkan Premium.

Apakah smartphone Anda termasuk flagship yang mendukung Widevine L1?
Kalau ya, artinya pilihan Premium (Ultra HD) bisa dipertimbangkan.
Kalau tidak, maka Anda tidak akan bisa menikmati konten kualitas HD/Ultra HD/4K. Satu-satunya keuntungan yang akan Anda didapatkan dengan mengambil paket Premium pada perangkat yang tidak mendukung Widevine L1 adalah jumlah layar saja.

Apakah koneksi Internet Anda selalu kencang dan stabil?
Kalau ya, silakan pilih paket Premium.
Kalau tidak, sebaiknya pertimbangkan paket Standard saja.

Apakah Anda berencana membagi akun Anda ke orang lain?
Kalau ya, pilihan paket yang cocok untuk Anda adalah dari Standard (2 layar) dan juga Premium karena mendukung 2+ layar.

Nah, dari pertanyaan-pertanyaan di atas silakan tentukan paket yang cocok untuk Anda. Tapi, kalau tidak mau repot memikirkan semua pertanyaan itu dan biaya bukanlah masalah bagi Anda, mending langsung saja ambil paket Premium.

5. Upgrade/downgrade paket dan pembatalan layanan

Netflix - Change Plan

Netflix mengijinkan pelanggannya untuk mengubah paket selama proses keanggotaannya masih berjalan. Kalau saat Anda mendaftar pertama kali Anda memilih paket Mobile dan berencana untuk menaikkannya ke Standard, misalnya, itu bisa dengan mudah dilakukan. Begitu pun sebaliknya, Anda bisa menurunkan paket Premium ke paket apapun.

Untuk pilihan upgrade paket, perubahannya akan langsung diterapkan dan pelanggan akan ditagih dengan biaya yang baru pada tanggal penagihan berikutnya. Sedangkan untuk pilihan downgrade perubahannya baru diterapkan tanggal penagihan berikutnya.

Bagaimana dengan pembatalan layanan? Pembatalan layanan juga bisa dilakukan kapan saja. Kalau Anda membatalkan layanan Netflix lebih awal (sebelum masanya habis) maka Anda akan tetap bisa lanjut menonton sampai dengan akhir periode berlangganan Anda.

Mendaftar dan berlangganan Netflix

Sudah siap untuk berlangganan Netflix? Caranya sebenarnya cukup mudah, tapi karena adanya pembatasan yang dilakukan oleh beberapa ISP (penyedia layanan Internet) di Indonesia -jadi bagi Anda yang kebetulan menjadi pengguna/pelanggan ISP yang memblokir Netflix caranya akan sedikit menantang.

Akses ke Netflix baik itu ke situsnya (www) ataupun dari aplikasinya memang diblokir, tapi kabar baiknya adalah tidak semua ISP di Indonesia memblokirnya, ada juga yang tidak. Sehingga cara yang disarankan untuk mendaftar Netflix adalah dengan terhubung ke jaringan Internet dari ISP yang tidak memblokir Netflix, lalu mendaftar dari jaringan tersebut.

Sebaiknya Anda tidak menggunakan VPN (dengan server luar negeri) pada saat mendaftar Netflix karena beberapa alasan:

  1. Akan muncul masalah pada halaman metode pembayaran. Netflix akan mendeteksi jaringan dan lokasi Anda khususnya pada menu pembayaran (saat memasukkan debit/credit card) dan kalau lokasi Anda (yang dideteksi melalui alamat IP) terdeteksi sebagai “acak” (berubah-ubah) maka Netflix akan kesulitan memverifikasi lokasi Anda, dan metode pembayaran yang Anda masukkan akan ditolak/gagal.
  2. Kalaupun Anda ternyata bisa lolos melewati menu pembayaran (sukses memasukkan nomor debit/credit card) dengan pakai VPN dan bisa lanjut sampai selesai, Anda akan terpaksa memakai harga/kurs dari negara (lokasi server) VPN yang Anda gunakan saat mendaftar, yang biasanya lebih mahal dari harga Indonesia. Misalnya, Anda pakai VPN dengan server negara Amerika Serikat, maka secara otomatis setelah akun Anda jadi Anda akan membayar biaya berlangganan perbulannya sesuai dengan mata uang Amerika Serikat, yaitu USD.
  3. Anda juga (kemungkinan besar) tidak akan menemukan paket Mobile/Ponsel kalau menggunakan VPN karena paket Mobile/Ponsel belum tentu tersedia di negara lain.
  4. Kalaupun tidak ada cara lain, dan sangat terpaksa menggunakan VPN, sebaiknya gunakan VPN dengan server Indonesia untuk menghindari ketiga masalah di atas.
Mendaftar dari perangkat pilihan

Cara paling umum untuk mendaftar Netflix adalah dengan mendaftar melalui perangkat yang paling sering Anda gunakan. Misalnya, dari laptop atau smartphone.

Cara mendaftar Netflix melalui laptop/browser:

  1. Buka situs netflix.com/signup dari browser.
  2. Ikuti instruksi dengan melihat paket yang cocok untuk Anda.
  3. Lanjut dengan proses membuat akun Netflix.
  4. Masukkan metode pembayaran.
  5. Kemudian masukkan nomor telepon Anda untuk proses verifikasi dan mempermudah akses dan recovery akun.
  6. Pilih perangkat apa saja yang akan Anda gunakan untuk menonton. Anda bisa memilih semuanya atau satu saja.
  7. Kemudian masukkan nama profil untuk orang yang akan menonton. Kalau Anda berencana untuk membagi akun ini dengan orang lain, Anda bisa membuat profil baru dengan mengisi nama profilnya sehingga nantinya orang tersebut bisa langsung masuk ke profil miliknya.
  8. Terakhir adalah tahap personalisasi, yaitu memilih beberapa judul film yang akan dijadikan sebagai dasar film favorit Anda. Nantinya Netflix akan memberikan rekomendasi film berdasarkan film-film yang Anda pilih di tahap ini.

Cara mendaftar Netflix melalui aplikasi Android:

  1. Cari dan download aplikasi Netflix dari Google Play Store.
  2. Setelah ter-install, buka aplikasi Netflix.
  3. Ikuti instruksi di layar, dimulai dengan memilih paket yang cocok untuk Anda.
  4. Lanjut dengan proses membuat akun Netflix.
  5. Masukkan metode pembayaran.
  6. Kemudian masukkan nomor telepon Anda untuk proses verifikasi.
  7. Selesai deh.

Oke, setelah punya akun Netflix-nya lalu apa? Ya, tentu saja lanjut dengan mencari film-film yang lagi populer biar tidak ketinggalan pembahasan seru dengan teman-teman. Atau bisa juga memulai dengan film-film yang dari dulu tidak kesampaian nonton, misalnya film yang sudah lama ditarik dari bioskop, atau film-film yang dapat penghargaan Oscar, atau bahkan film-film jadul. Pokoknya bebas. Tapi yang perlu diingat, kalau seandainya ada film atau serial yang lagi populer dibicarakan tapi ternyata tidak ketemu pas dicari di aplikasi Netflix, besar kemungkinan itu karena rilisnya cuma di luar negeri saja, misalnya Amerika Serikat. Solusi untuk masalah seperti itu? Ya pake VPN server Amerika Serikat 🙂

Netflix
Price: Free+

You may also like...