Mengenai ‘alt text’ di Instagram

Instagram mulai mendukung fitur alternative text atau alt text untuk foto sejak sekitar November 2018. Fitur alt text dari Instagram menggunakan teknologi pengenalan objek untuk mendeskripsikan objek pada sebuah foto atau gambar secara otomatis. Tapi selain dibuat secara otomatis (autogenerated) oleh Instagram, alt text untuk foto juga bisa dibuat custom, alias diisi sendiri oleh pengguna.

Sejak Instagram memperkenalkan alt text, pada saat itu juga mulai bermunculan artikel-artikel, video, dan pembahasan soal alt text sebagai trik SEO yang katanya “mudah dan gratis”. Benarkah seperti itu?

Pertama-tama apa sih alt text itu, dan apa itu SEO?

Alt text

Alternative text atau disingkat sebagai alt text adalah sebuah atribut yang digunakan dalam kode HTML (halaman web) untuk mendeskripsikan tampilan atau fungsi dari sebuah foto atau gambar.

about.instagram.com:

we’re introducing custom alternative text so you can add a richer description of your photos when you upload a photo. People using screen readers will be able to hear this description.

support.google.com:

Alt text (text that describes an image) improves accessibility for people who can’t see images on web pages, including users who use screen readers or have low-bandwidth connections.

Google uses alt text along with computer vision algorithms and the contents of the page to understand the subject matter of the image.

developer.mozilla.org:

The alt attribute holds a text description of the image, which isn’t mandatory but is incredibly useful for accessibility — screen readers read this description out to their users so they know what the image means. Alt text is also displayed on the page if the image can’t be loaded for some reason: for example, network errors, content blocking, or linkrot.

Fungsi alt text pada gambar:
  • Dimanfaatkan oleh screen reader (fitur pembaca layar dengan suara) pada smartphone atau browser untuk mendeskripsikan gambar kepada orang-orang yang memiliki gangguan penglihatan.
    Karena fitur screen reader tidak mampu membaca gambar secara langsung, maka sebuah gambar sebisa mungkin diberikan alt text untuk bisa membantu orang-orang yang memiliki gangguan penglihatan tetap bisa mengerti isi atau konteks dari sebuah gambar.
  • Sebagai pengganti untuk sebuah gambar pada halaman web kalau seandainya halaman web-nya tidak dimuat secara sempurna. Contoh kasus, pada saat Internet-nya putus secara tiba-tiba atau ketika koneksi Internet jadi sangat lambat.
    Ketika sebuah gambar gagal dimuat, alt text akan dimunculkan kepada pengguna sebagai teks pengisi atau teks biasa, dan itu akan membantu pembaca untuk memahami isi dari gambar tersebut.
  • Dimanfaatkan oleh mesin pencari seperti Google, Yahoo!, Bing dan lainnya untuk mengenali gambar secara akurat.

SEO

SEO adalah singkatan dari search engine optimization. Kalau diterjemahkan secara langsung SEO adalah optimasi mesin pencari. Yang secara sederhana adalah sebuah praktik atau cara mengoptimalkan halaman web agar bisa muncul pada posisi teratas pada hasil penelusuran mesin pencari seperti Google, Yahoo!, Bing, dll.

Kalau Anda punya website dan ingin website Anda itu banyak pengunjungnya, Anda harus berusaha membuat halaman website Anda tersebut muncul di posisi terbaik di hasil pencarian, dan posisi terbaik di hasil pencarian adalah posisi paling atas. Alasannya, karena kebanyakan orang cenderung memilih dan mempercayai halaman web yang munculnya di posisi atas. Proses berebut dan bersaing untuk muncul di posisi teratas inilah yang disebut sebagai “SEO”.

Indeks

Indeks adalah halaman-halaman web yang sudah dibaca dan dikenali oleh Google/mesin pencari, dan merupakan langkah awal untuk memulai SEO. Kalau Anda ingin membuat halaman web Anda bisa muncul di hasil pencarian maka yang pertama kali Anda lakukan adalah memastikan kalau halaman web Anda sudah “terindeks” oleh Google. Setelah terindeks baru lah Anda bisa melangkah ke tahap berikut, yaitu membuatnya bisa bersaing dengan website lain untuk bisa muncul di posisi teratas.

Hubungan alt text dan SEO

Teknik SEO itu ada banyak, dan salah satunya adalah dengan cara mengoptimalkan konten yang ada pada halaman web. Salah satu cara dalam mengoptimalkan konten halaman web adalah dengan menyediakan informasi yang lengkap, terstruktur dan juga deskriptif.

Dalam konteks SEO untuk gambar, peran sebuah alt text cukup berpengaruh karena alt text meningkatkan visibilitas dan aksesibilitas untuk banyak orang, dan Google menyukai halaman web yang aksesibilitasnya tinggi. Alt text juga membuat sebuah gambar lebih mudah dikenali oleh mesin pencari karena alt text berfungsi sebagai deskripsi untuk sebuah gambar, dan gambar yang memiliki deskripsi yang jelas dan relevan akan lebih diprioritaskan pada hasil penelusuran Google/mesin pencari. Singkatnya, makin jelas dan spesifik alt text-nya maka semakin besar pula kesempatan untuk muncul pada posisi teratas pada hasil pencarian gambar.

Fungsi alt text di Instagram

Karena Instagram sudah mendukung alt text untuk foto, apakah berarti pengguna bisa memanfaatkan alt text sebagai teknik SEO di Instagram? Tidak juga.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, kegunaan utama alt text pada foto di Instagram adalah untuk membantu orang yang memiliki masalah penglihatan. Bukan membantu orang untuk marketing atau memasarkan produk atau jasa.

Secara umum alt text memang penting untuk SEO tapi fitur alt text di Instagram tidak bisa disamakan 100% dengan alt text pada gambar di halaman web biasa (di luar Instagram). Kenapa begitu? Karena Instagram tidak mengizinkan foto pengguna terindeks oleh Google/mesin pencari.

facebook.com:

Akankah profil Instagram saya diindeks di web?
Profil Anda akan diindeks di web, tetapi mesin pencarian tidak diizinkan untuk mengindeks foto Anda.

Hal ini bisa dibuktikan dengan melihat langsung page source (sumber halaman web) pada halaman web Instagram. Pada page source-nya (view-source:https://www.instagram.com/) kita bisa melihat adanya tag seperti ini:

<meta name="robots" content="noimageindex, noarchive">

Di mana tag noimageindex berarti “Jangan indeks gambar di halaman ini.”

Bagaimana mesin pencari mengenali sebuah gambar? Mesin pencari mengenali gambar di sebuah halaman web melalui tag. Sebuah gambar dimuat atau ditampilkan dengan tag <img>, dengan alt text yang mengikutinya. Contohnya seperti ini:

<img src="kucingku.jpg" alt="Kucing hitam pakai kacamata">

Kalau mesin pencari diizinkan untuk mengindeks gambar yang ditemukan di dalam tag <img>, maka seluruh elemen yang ada di dalam tag tersebut akan ikut terindeks. Sebaliknya, kalau tidak diizinkan maka yang ada di dalam tag <img> akan diabaikan oleh Google/mesin pencari.

Jadi, karena foto-foto di Instagram tidak diizinkan untuk diindeks oleh Google/mesin pencari maka alt text-nya pun tidak akan terbaca oleh Google. Ini membuat alt text pada foto Instagram benar-benar murni untuk aksesibilitas saja, tidak ada fungsi SEO-nya.

Lalu, kalau alt text pada foto Instagram tidak berguna untuk SEO Google, apakah alt text bisa berguna untuk pencarian di dalam Instagram? Jawabannya, sepertinya tidak.

Seperti yang kita tahu bersama, hasil pencarian pada Instagram hanya bisa memunculkan username pengguna, nama profil, lokasi/nama tempat dan hashtag saja. Instagram tidak memunculkan teks/caption, kecuali caption-nya itu berupa hashtag. Kita tidak bisa mencari foto berdasarkan caption karena Instagram tidak mengindeks caption. Jadi, sudah jelas, kita juga tidak akan bisa mencari foto berdasarkan alt text-nya. Kalau Anda mau membuat foto Anda relevan dengan hasil pencarian orang lain gunakanlah hashtag, karena alt text tidak akan membantu mempromosikan foto Anda.

Terus, kalau fotonya tidak terindeks Google kenapa caption foto dari akun/profil Instagram seseorang masih bisa muncul di Google? Jawabannya, karena caption/teks dan foto di Instagram diperlakukan berbeda.

Tag noimageindex: Mesin pencari tidak diizinkan mengindeks gambar.
Tag noindex: Mesin pencari tidak dizinkan mengindeks halaman web beserta isinya.

Tag noindex bersifat lebih menyeluruh dibanding noimageindex. Di situlah bedanya. Instagram masih mengizinkan mesin pencari untuk mengindeks halaman foto dan caption-nya, tapi tidak dengan fotonya.

Kesimpulan

Secara umum, alt text memang membantu untuk SEO, berguna untuk meningkatkan reach, akan tetapi Instagram bukanlah platform yang terbuka seperti blog atau website pada umumnya. Instagram membuat fitur alt text pada Instagram terbatas pada fungsi aksesibilitas saja, oleh karena itu alt text sebagai trik yang “mudah dan gratis” untuk SEO tidak bisa diterapkan begitu saja pada Instagram.